Diajak Milla Main di Spanyol, Ini Ungkapan Zulfiandi

JawaPos.com – Gelandang jangkar Timnas Indonesia, Zulfiandi, semringah ketika mendapat ajakan Luis Milla bermain di Spanyol. Dia akan membuktikan diri dahulu pantas berlaga di liga salah satu negara kiblat sepak bola dunia.

Sebelumnya, Luis Milla lewat Bima Sakti menilai bahwa pemain Sriwijaya FC itu sudah pantas bermain di Spanyol. Bahkan, Zulfiandi disebut lebih enerjik ketimbang Milla ketila dahulu bermain sebagai gelandang di beberapa klub Spanyol, termasuk Real Madrid.

Zulfiandi sendiri jelas semringah. Berkarir di luar negeri, terutama Eropa jelas menjadi impian setiap pemain Indonesia.

“Kalau bagi saya, orang yang menilai saya, saya berterima kasih dengan coach Milla. Saya pribadi ingin (ke Spanyol),” ungkap Zulfiandi.

Kendati demikian, dia ingin menata fokusnya dahulu bersama Timnas Indonesia. Dia bertekad untuk membawa Garuda terbang tinggi di Piala AFF 2018.

“Saya serahkan kepada tim pelatih apakah bertahan di sini atau tidak. Saya ingin main bagus di sini,” tandas Zulfiandi.

(ies/JPC)

Hasil Lengkap dan Klasemen Pekan ke-25 Liga 1 2018

JawaPos.com – Liga 1 2018 baru saja melewati pekan ke-25. Sebanyak delapan pertandingan telah tersaji dari 12-15 Oktober 2018.

Di pekan ke-25 ini, ada satu laga yang belum dimainkan. Duel PSMS Medan melawan PS Tira terpaksa ditunda karena tidak mendapatkan izin dari pihak keamanan setempat.

Untuk sementara kedua tim masih menghuni zona degradasi. Mereka ditemani Perseru Serui yang baru saja menang 2-0 atas Persela Lamongan.

Di laga lainnya, hasil memalukan didapat Persebaya Surabaya. Tim asuhan Djadjang Nurdjaman kalah 0-1 saat menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Sementara itu, Persija Jakarta mengukir hasil memuaskan. Mereka menang 1-0 atas Madura United dan kemenangan tersebut mampu memutus tren buruk Macan Kemayoran saat bersua Laskar Sape Kerrab.

Persija memanaskan persaingan di papan atas klasemen. Kini mereka memiliki 42 poin, selisih dua angka dari PSM Makassar dan tiga angka dari Persib Bandung.

Berikut hasil lengkapnya:
Bhayangkara FC 2-0 Sriwijaya FC
Perseru Serui 2-0 Persela Lamongan
PSIS Semarang 1-0 Barito Putera
Persebaya Surabaya 0-1 Borneo FC
PSM Makassar 2-1 Arema FC
Madura United 0-1 Persija Jakarta
Persipura Jayapura 1-1 Persib Bandung
Bali United 1-0 Mitra Kukar
PSMS Medan vs PS Tira (ditunda)

Klasemen pekan ke-25
1. Persib Bandung – 45 poin
2. PSM Makassar – 44 poin
3. Persija Jakarta – 42 poin
4. Bali United – 40 poin
5. Madura United – 39 poin
6. Bhayangkara FC – 39 poin
7. Borneo FC – 38 poin
8. Barito Putera – 36 poin
9. Persipura Jayapura – 34 poin
10. Persela Lamongan – 32 poin
11. Arema FC – 31 poin
12. Sriwijaya FC – 30 poin
13. PSIS Semarang – 30 poin
14. Persebaya Surabaya – 29 poin
15. Mitra Kukar – 29 poin
16. PS Tira – 28 poin
17. Perseru Serui – 27 poin
18. PSMS Medan – 24 poin

(bep/JPC)

PSM Menang atas Arema FC, Robert Alberts: Sudah Saya Perkirakan

JawaPos.com – Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, mengungkapkan bahwa kemenangan atas Arema FC, Minggu (14/10) sore WIB, sudah dia perkirakan. Dalam laga lanjutan pekan ke-25 Liga 1 2018, Juku Eja menang 2-1 atas Arema FC di Stadion Andi Mattalatta.

PSM unggul cepat pada menit ke-7 lewat M Rahmat. Tim tamu membalas di babak kedua melalui pemain pengganti, Nurhardianto pada meit ke-60. Gol kemenangan tuan rumah dicatatkan Guy Junior pada menit ke 68.

“Laga cukup sulit, tapi hasilnya seperti yang saya perkirakan. Saya bangga dengan pemain-pemain saya. Mereka bisa berjuang sampai akhir,” ungkap Robert Alberts dalam jumpa pers usai pertandingan.

Konsistensi untuk berkerja lebih keras dan disiplin dibeberkan Robert Alberts diterapkan seluruh pemain sepanjang pertandingan berjalan. Menurutnya hasil akhir tersebut menjadi salah satu faktor keberhasilan dan tak terlepas dari hasil evaluasi sebelum pertandingan.

“Saya bangga dengan mereka. Mereka bisa atasi tekanan, khususnya di babak kedua. Dan kalau misalnya mereka bisa atasi pertandingan-pertandingan seperti ini, kami bisa menjadi lebih baik ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Guy Junior menambahkan bahwa seluruh pemain ditekankan untuk menjaga ritme permainan. Lepas dari tekanan dan berani keluar untuk menyerang. “Itu yang sudah kami lakukan. Sesuai dengan apa yang sama-sama kami lakukan sebelumnya dan hasilnya bisa bagus untuk hari ini,” bebernya.

Guy sendiri mengungkapkan bisa menjadi penentu kemenangan adalah sesuatu yang sangat diharapkan. Dia bersyukur mampu mencetak gol. “Ini pertandingan yang tidak gampang. Kami semua sudah berjuang keras untuk dapat poin. Dan saya pribadi sangat bersyukur mencetak gol,” pungkasnya.

(rul/JPC)

Timnas U-19 Masih Dihujani Kritik, Indra Sjafri Berusaha Kalem

JawaPos.com – Hasil kurang memuaskan diraih Timnas U-19 Indonesia dalam mempersiapkan diri jelang hadapi turnamen Piala Asia U-19 2018. Dari empat kali uji coba, Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan.

Sebelumnya Garuda Nusantara imbang 2-2 melawan Thailand. Setelah itu mereka kalah dari Tiongkok serta Arab Saudi. Satu-satunya kemenangan Indonesia tercipta ketika menghadapi Yordania di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (13/10).

Meski demikian, PR besar tetap dimiliki Saddil Ramdani dan kawan-kawan. Sebab dalam laga tersebut, Indonesia sudah unggul tiga gol sampai akhirnya dipaksa menyudahi laga dengan kemenangan tipis 3-2.

Sorotan dan pandangan negatif tentu diterima oleh skuad didikan Indra Sjafri. Mereka diragukan mampu bersaing secara kompetitif saat Piala Asia digelar dari 18 Oktober sampai 4 November mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Indra Sjafri coba bersikap tenang. Ia meminta publik untuk terus mendukung perjuangan tim asuhannya.

“Tugas pelatih itu yang paling berat ya pas di persiapan turnamen. Kalau turnamen sudah mau masuk, tugas saya hanya memastikan mereka menjalankan apa yang telah dibuat dan saya ingikan,” ujar Indra Sjafri selepas laga melawan Yordania.

“Jangan khawatir. Kami percaya akan tampil fit di hari turnamen nanti. Kami juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat apapun hasilnya nanti. Karena anak-anak ini akan berjuang demi nama bangsa dan negara,” tandasnya.

(bep/JPC)

Sriwijaya FC Ikut Geram dengan PSSI Karena Ini

JawaPos.com – Sriwijaya FC tampak geram dengan PSSI pascacedera yang dialami Samuel Christianson. Sebab, selain pulang dari Timnas U-19 Indonesia dengan cedera, mereka juga harus menanggung sendiri biaya pengobatan dan pemulihan.

Samuel memang harus mengalami cedera berat saat melakoni persiapan bersama Timnas U-19 Indonesia. Ada sedikit retak di kakinya yang membuatnya harus absen cukup lama.

Namun demikian, Sriwijaya FC harus menanggung sendiri biaya pengobatan dan pemulihan tersebut. Berdasar itu, mereka kesal karena PSSI terkesan lepas tangan.

“Kami (yang menanggung). Sudah diobati. Kalau yang ‘rusak’ dikembalikan ke kami,” sindir manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat saat dihubungi wartawan.

Sriwijaya FC mengaku pasrah dan ogah protes kepada PSSI. Karena mereka tahu jawaban yang akan didapat dari PSSI.

“Kalau orang berkuasa, tidak dapat diprotes. Kami menghadapi yang tidak jelas. Mereka selalu membawa rules, kalau umpamanya dipanggil Timnas, itu FIFA. Jadi tidak boleh ditolak. Rules FIFA itu,” imbuhnya.

“Umpamanya sedang ada Timnas, (harusnya) tidak boleh ada kompetisi (berjalan),” pungkas Ucok.

(ies/JPC)

Laga PSMS Medan vs PS Tira Resmi Ditunda

JawaPos.com – Pertandingan PSMS Medan melawan PS Tira di pekan ke-25 Liga 1, Jumat (12/10) besok resmi ditunda. Laga di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara itu dipastikan mundur dari jadwal sebab tidak mendapat izin keramaian dari pihak kepolisian.

Izin tersebut tidak keluar karena bertepatan dengan jadwal penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27. Alhasil, pertandingan dimundurkan ke hari Sabtu (13/10).

“Awalnya, perizinan sudah tidak bermasalah. Namun karena ada penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27 yang jadwalnya dipercepat besok, laga akhirnya dimundurkan. Saya ditelepon Kapolres agar pertandingan minta ditunda jadi hari Sabtu,” kata Sekretaris PSMS, Jukius Raja.

Sayangnya keputusan ini ditanggapi negatif oleh PS Tira. Tim tamu tidak senang karena perubahan jadwal dinilai berpengaruh pada persiapan tim.

“Kalau ditunda regulasinya saya tidak tahu. Kalau ditunda begini, seharusnya kami menang. Mundur itu boleh, tapi pemberitahuannya seminggu sebelum pertandingan. Lihat saja peraturannya, itu bukan aturan saya. Tapi saya enggak tahu pasti. Yang saya tahu saat Indonesia Soccer Championship (ISC 2016) kalau tunda karena satu pihak, kami menang,” ucap pelatih PS Tira, Nil Maizar.

“Besok kita main, sekarang diinfokan ditunda. Kalau kita sih tidak mau (ditunda),” tambahnya.

Menurut Nil Maizar, banyak kerugian yang akan dialami PS Tira. Salah satunya soal masa recovery jelang hadapi laga selanjutnya. “Saya secara taktikal juga terganggu,” tandasnya.

(pra/JPC)